Cairkan Honda GTT, Samahuddin: Semoga Nilai Ujian Buteng Tidak Anjlok Lagi

indonesiasatu, 20 Dec 2018, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

BUTON TENGAH - Honor Daerah (Honda) Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) yang mulai terhitung sejak Januari baru dicairkan pada bulan Desember untuk tahun anggaran 2018.

Pencairan dilakukan oleh Pemerintah daerah (Pemda) Buteng melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan secara simbolik diberikan oleh Bupati Buteng Samahudin kepada para GTT di pelataran Kantor Sekretariat Daerah, Rabu (19/12/2018).

Dalam sambutannya sesaat sebelum penyerahan, Bupati Buteng Samahudin meminta kepada Guru Tidak Tetap agar memberikan edukasi yang tinggi kepada anak didiknya, khususnya di wilayah Buteng. Hal ini mengingat nilai ujian nasional beberapa waktu lalu untuk wilayah Sulawesi Tenggara (SULTRA) nilai yang paling rendah disabet oleh Buteng.

"Saya harap kepada seluruh guru Honorer yang saya banggakan, untuk selalu memperhatikan siswa-siswinya. Saya malu pada beberapa bulan lalu tentang nilai ujian nasional yang rendah se-sultra kita yang dapat," harapnya.

Lanjutnya, penerimaan Honda tahun ini meningkat di banding tahun sebelumnya. Hal tersebut dikatakan sebagai komitmen pemda Buteng untuk memberdayakan para guru sebagai ujung tombak dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Buteng, dimana pada tahun sebelumnya pemda hanya menggelontorkan dana sebesar Rp. 6 Milyar lebih.

"Untuk tahun ini honor GTT di alokasikan sebesar 9,6 Milyar lebih besar di banding tahun kemarin. Ini bukti keseriusan kami guna peningkatan SDM utamanya tenaga pendidik agar lebih bersemangat lagi"ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buteng, Hasan Tali, menambahkan pihaknya telah menyiapkan anggaran untuk pemberian pencairan Honda ini, hanya saja butuh beberapa waktu untuk melakukan validasi data yang diberikan oleh pihak sekolah.

"Pencairan baru bisa dilakukan karena data yang di berikan oleh pihak sekolah itu kami lakukan validasi dulu. Jangan sampai ada guru yang sudah tidak aktif lagi tapi masih ada namanya, yang pada akhirnya itu merugikan negara," pungkasnya

Penerima Honor Daerah Buteng tahun 2019 sebanyak 850 dengan penerima Honda lingkup Guru Taman Kanak Kanak se Buteng sebanyak 165, Honda lingkup Sekolah Dasar Se-Buteng sebanyak 370 sedangkan Sekolah Menegah Pertama sebanyak 315.

Yang perlu jadi perhatian bersama, hingga saat ini masih ditemukan beberapa orang penerima Honda GTT juga merangkap menerima Honor di instasi lain, padahal pada tahun sebelumnya jelas di katakan Kadis PK bahwa penerima Honda ini tidak boleh merangkap kerja di instansi pemerintah.

Penulis: Arwin Mawasangka

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu